Let's Chat
Gunung di sekitar Malang

Deretan Gunung di Sekitar Malang Yang Bisa Anda Explore, Tidak Hanya Bromo

Gunung di Sekitar Malang – Malang Raya, salah satu tujuan wisata utama di Jawa Timur, terkenal karena posisinya yang dikelilingi oleh pegunungan. Daerah ini menawarkan beragam destinasi pendakian gunung yang menarik bagi para pecinta alam yang ingin menjelajahi keindahan alam dan merasakan udara sejuk di puncak gunung.

Daerah pendakian di Malang selalu menarik bagi para pecinta alam dan pendaki. Kota ini terkenal sebagai kawasan yang sejuk, dikelilingi oleh berbagai gunung menarik yang cocok untuk dijelajahi. Bagi penggemar pendakian, Malang memiliki daya tarik tersendiri karena dari kota ini, petualangan menuju Mahameru, puncak tertinggi di Pulau Jawa dimulai.

Di Malang Raya, terdapat 7 gunung yang bervariasi tingginya, cocok untuk para pecinta alam yang gemar mendaki. Sebelum Anda mengaku menikmati keindahan Malang, alangkah indahnya apabila Anda menjelajahi keberadaan ketujuh gunung ini sebagai bagian dari pengalaman wisata Anda. Berikut daftar gunung di sekitar wilayah Malang Raya.

7 Gunung di sekitar Wilayah Malang Raya

Gunung Semeru

Terletak dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan luas wilayah sekitar 502,8 km persegi, Gunung Semeru menawarkan jalur pendakian yang menantang serta pemandangan yang indah dari sejumlah danau di gunung ini.

Pengalaman di sini menawarkan daya tarik eksotis yang unik. Namun, untuk keamanan para pendaki, jalur pendakian Gunung Semeru saat ini ditutup karena aktivitas vulkaniknya masih tinggi dan belum stabil. Jalur pendakian yang biasa digunakan ada beberapa, seperti dari Ranu Pane di Kabupaten Pasuruan, Cemoro Lawang di Kabupaten Probolingo, Senduro di Kabupaten Lumajang, dan Coban Trisula di Kabupaten Malang.

Gunung Bromo

Gunung dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut ini merupakan destinasi gunung yang sangat terkenal di Indonesia. Gunung ini diakui sebagai lokasi dengan pemandangan matahari terbit atau golden sunrise terbaik di Pulau Jawa.

Ada kesempatan untuk menyaksikan pemandangan panorama negeri di atas awan yang biasanya terlihat sebentar setelah matahari terbit. Gunung Bromo juga termasuk dalam daftar gunung berapi aktif di Indonesia. Terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berdekatan dengan Gunung Batok, Gunung Tenger, dan tentunya Gunung Semeru.

Secara administratif, Gunung Bromo ini tepatnya berada di wilayah empat kabupaten. Pengunjung dapat memilih dari empat jalur masuk, yaitu via Penanjakan di Kabupaten Pasuruan, melalui Cemoro Lawang di Kabupaten Probolingo, dari Senduro di Kabupaten Lumajang, atau melalui Coban Trisula di Kabupaten Malang.

Gunung Anjasmoro

Gunung Anjasmoro, yang mencapai ketinggian 2.282 meter di atas permukaan laut (mdpl), tersebar di beberapa wilayah seperti Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Puncak tertinggi di Gunung Anjasmoro adalah Cemoro Sewu, yang menonjol di antara puncak-puncak lainnya di gunung ini. Keistimewaan gunung ini terletak pada keaslian hutan yang masih alami.

Berbeda dari Gunung Bromo yang sangat terkenal, Gunung Anjasmoro belum begitu banyak dikunjungi oleh pendaki. Seperti kebanyakan gunung lainnya, Gunung Anjasmoro memiliki beberapa jalur pendakian, antara lain jalur melalui Wonosalam di Jombang dan melalui Pabrik Jamur Cangar.

Gunung Arjuna

Gunung Arjuna, dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl), merupakan gunung tertinggi keempat di Pulau Jawa dan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Gunung Semeru.

Diberi nama dari salah satu tokoh dalam pewayangan Mahabarata, puncak Gunung Arjuna dikenal sebagai puncak Ogal Agil. Terletak berdekatan dengan Gunung Walireng, gunung ini tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memesona tetapi juga dikelilingi oleh kisah mistis yang menjadi cerita di kalangan para pendaki. Di antaranya adalah mitos pasar setan (pasar gaib) dan misteri alas lali jiwo (hutan lali jiwa).

Baca Juga : Oleh-Oleh Asli Malang

Gunung Butak

Gunung Butak termasuk dalam kategori gunung stratovolcano atau gunung berapi komposit. Meskipun merupakan gunung berapi, sampai saat ini tidak ada catatan aktivitas vulkanik atau kejadian erupsi yang tercatat di gunung ini.

Dengan ketinggian 2.868 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini terletak di perbatasan Malang dan Blitar, berdekatan dengan Gunung Kawi. Jalur pendakian ke Gunung Butak memiliki tingkat kesulitan yang sedang, sehingga cocok bagi pendaki pemula.

Perjalanan pendakian akan menunjukkan pemandangan alam yang eksotis dan padang rumput yang luas sepanjang jalur. Dari puncaknya, pengunjung akan disuguhi panorama indah gugusan pegunungan yang memukau.

Gunung Panderman

Gunung Panderman memiliki ketinggian 2.045 meter di atas permukaan laut dan terletak dekat dengan Gunung Butak serta Gunung Kawi. Warga Malang mengenal gugusan pegunungan ini sebagai Putri Tidur.

Gunung Panderman letaknya berada di sebelah barat Kota Malang, tepatnya di Pasangrahan, Kota Batu, Jawa Timur. Jalur pendakiannya memiliki tingkat kesulitan yang sedang, cocok bagi para pendaki pemula.

Dalam waktu sekitar 3 jam perjalanan, pengunjung dapat mencapai puncak Gunung Panderman. Di sana, pemandangan alam yang memukau dapat dinikmati, termasuk pemandangan gemerlap lampu Kota Batu saat malam tiba.

Gunung Welirang

Gunung Welirang, gunung berapi aktif dengan ketinggian 3.156 meter di atas permukaan laut (mdpl), terletak berdekatan dengan Gunung Arjuna, membentuk sebuah kompleks yang disebut Arjuna-Welirang oleh para pendaki.
Nama Welirang atau Walirang berasal dari kata “belerang” yang merujuk pada keberadaan belerang di gunung ini, menandakan kekayaannya. Gunung ini memiliki tambang batu belerang yang menjadi sumber penghidupan bagi warga lokal.

Selain kekayaan alamnya, Gunung Welirang juga memiliki air terjun yang alami seperti Air Terjun Elang dan Air Terjun Kakek Bodo. Terdapat 7 jalur pendakian yang dapat digunakan untuk mendaki gunung ini, melalui Tretes, Cangar, Pacet, Lawang, Karangploso, Sumberawan, dan Purwosari.

Nah itu adalah 7 gunung di sekitar wilayah Malang Raya yang dapat dikunjungi dan menikmati keindahannya, ketika berada di Malang. Namun, penting untuk mempersiapkan kekuatan fisik dan perlengkapan yang sesuai sebelum mendaki, untuk memastikan kegiatan pendakian berjalan dengan aman dari risiko kecelakaan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top